Catat! Ini Warta-liputan Mengenai Program Bansos Tunai Di Jakarta

Warga mendapat Bantuan Sosial Tunai (BST) di Bandar Lampung, Lampung, Selasa (12/lima/2020) ANTARA FOTO/Ardiansyah cekbansos.kemensos.go.id
Jakarta, IDN Times – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mulai mendistribusikan bantuan sosial tunai (BST). Penerima donasi sosial tunai ini bakal mendapat undangan buat  penerimaan maksimalH-1 sebelum distribusi dilakukan. Undangan disampaikan petugas daerah yang ditunjuk.
Kepala Dinas Sosial DKI Jakarta Irmansyah mengungkapkan, tiap penerima BST akan menerima dana tunai Rp300 ribu per Kepala Keluarga (KK) selama empat bulan. BST diberikan dalam Januari hingga April 2021.
“Bantuan Sosial Tunai pada Provinsi DKI Jakarta berasal berdasarkan 2 sumber, yakni dari APBN Kementerian Sosial RI sebanyak 750 ribu KK, yg pendistribusiannya melalui mekanisme PT Pos Indonesia (Persero), & APBD Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebanyak 1.055.216 KK, & disalurkan ke rekening penerima BST melalui Bank DKI pada bentuk kartu tabungan dan kartu ATM Bank DKI,” ujar Irmansyah pada informasi tertulis, Rabu 13 Januari 2021.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melalui akun Instagram @aniesbaswedan, membagikan Frequenly Asked Question (FAQ) atau tanya jawab terkait info bansos. Berikut beberapa hal yg perlu diketahui menurut acara BST yang dirangkum IDN Times.
Baca Juga: BST Mulai Didistribusikan, Penerima pada DKI Wajib Bawa Dokumen Ini1. Apa itu BST dan berapa besaran dananya
Ilustrasi petugas Kantor Pos memotret rakyat buat data bukti penerima donasi sosial tunai di Boyolali, Jawa Tengah, Rabu (13/lima). (ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho)
Untuk diketahui BST merupakan bantuan sosial yg diberikan pada wargaterdampak COVID-19 pada bentuk tunai atau uang yg dipakai buat memenuhi kebutuhan dasar. BST akan diberikan sebesar Rp300.000/famili/bulan selama 4 bulan.
Nantinya buat mengambil dana, penerima BST perlu membawa undangan distribusi, KTP & KK baik asli atau foto copy.
Penerima BST merupakan famili penerima donasi sosial sembako Tahun 2020 output pembaruan dan pemadanan data menurut Dispendukcapil DKI Jakarta. Tidak termasuk penerima Bantuan Sosial Program Keluarga Harapan (PKH) & penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Dana BST bisa ditarik secara tunai melalui ATM & dapat dibelanjakan di manapun sinkron peruntukan BST.
Baca Juga: Bansos Tunai Lanjut Hingga 2021, Begini Cara Cek Penerima BST2. Perbedaan BST pemerintah pusat dan wilayah
Penyaluran bansos (Dok. Kemenko PMK)
Ada perbedaan antara BST Pemerintah Pusat dan BST Pemda. BST Pemerintah Pusat merupakan donasi sosial yg bersumber berdasarkan APBN Kementerian Sosial RI dan disalurkan sang Pemerintah Pusat melalui PT Pos Indonesia (persero).
Sedangkan BST Pemprov DKI Jakarta merupakan bantuan sosial Pemerintah Daerah Provinsi DKI Jakarta yang bersumber menurut APBD don disalurkan ke Rekening penerima BST pada Bank DKI.3. Penarikan dana melalui ATM & cara merogoh lewat perwakilan
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mulai mendistribusikan bantuan sosial secara tunai bagi rakyat terdampak COVID-19 pada Selasa (12/1/2021). (Dok. Humas DKI Jakarta)
Seluruh dana BST yang diberikan mampu ditarik seluruh melalui ATM dan tidak ada saldo minimum. Selain itu tidak terdapat biayaadministrasi. Penerima BST disarankan nir menutup rekening sesudah program BST selesai & mengakibatkan rekening BST tadi menjadi tabungan.
Pengambilan kartu tabungan sanggup diwakili  menggunakan kondisi-kondisi yang sudah disampaikan melalui undangan pengambilan kartu. Apabila penerima BST diwakilkan oleh penerima kuasa penerima kuasa yang terdapat dalam satu KK menggunakan membawa surat kuasa menurut Penerima BST, KTP & KK baik orisinil dan foto copy berdasarkan pemberi kuasa dan penerima kuasa.
Sedangkan buat penerima kuasa yang ada di luar KK misalnya Paman,Bibi, Nenek, perlu membawa surat pengantar dari Kepala Satpel Sosial Kecamatan, KTP dan KK baik asli dan foto copy pemberi kuasa & penerima kuasa.4. Jadwal dan lokasi pendistribusian BST
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mulai mendistribusikan donasi sosial secara tunai bagi wargaterdampak COVID-19 pada Selasa (12/1/2021). (Dok. Humas DKI Jakarta)
Jadwal pendistribusian BST Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan diinformasikan oleh Dinas Sosial DKI Jakarta melalui Kepala Satpel Sosial Kecamatan dan Petugas Pendata & Pendamping Sosial (Pendamsos) di kelurahan masing-masing.
Sedangkan, lokasi distribusi BST Provinsi DKI Jakarta tersebar dalam 160 titik lokasi pada daerah yang tertera pada undangan yg disampaikan pada Penerima BST & BST Pemerintah Pusat akan didistribusikan ke rumah masing-masing penerima BST Pemerintah Pusat oleh PT. Pos Indonesia.
Jika penerima bantuan nir dapat tiba pada jadwal pendistribusian BST Provinsi DKI Jakarta, mereka akan diundang balikdalam undangan ke-dua sampai ke-3 yg dilakukan setelah distribusi pertama terselesaikan dalam 5 wilayah & Kepulauan Seribu.
Kemudian,  jika lokasi pengambilan jauh dari domisili penerima maka penerima mampu memberikan kuasa pengambilan Kartu Tabungan kepada Keluarga yang masih terdapat dalam satu KK atau tidak selaras KK menggunakan membawa persyaratan sebagaimana disebutkan pada Surat Undangan: atau Penerima bisa lapor pada Kasatpel Sosial pada Kantor Kecamatan buat penjadwalan ulang pengambilan Kartu Tabungan.5. Penanganan ATM terblokir dan apabila jumlah saldo BST kurang
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mulai mendistribusikan bantuan sosial secara tunai bagi masyarakat terdampak COVID-19 dalam Selasa (12/1/2021). (Dok. Humas DKI Jakarta)
Apabila Kartu Tabungan & Kartu ATM hilang penerima BST bisa melakukan pemblokiran terlebih dahulu menggunakan menghubungi Call Center Bank DKI pada angka telepon (021) 1500351 dan menciptakan Surat Keterangan Kehilangan berdasarkan kantor Kepolisian setempat lalu membuat laporan permohonan Kartu ATM atau Kartu Tabungan yg baru pada Kantor Layanan Bank DKI terdekat.
Selain itu jika penerima lupa PIN ATM atau PIN ATM nya terblokir, penerima BST dapat datang ke Kantor Layanan Bank DKI terdekat untuk melakukan Reset PIN ATM.
apabila jumlah saldo BST yang diterima kurang atau lebih menurut Rp300.000 penerima mampu menginformasikan hal itu melalui call centre Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta melalui nomortelepon: (021) 426 5115 atau menghubungi nomorseluler 0821-1142-0717 (khusus chat WhatsApp) menggunakan ketika pelayanan selama hari kerja (Senin sampai dengan Jumat) jam 08.00 sampai 17.00.6. Cara mendaftarkan diri sebagai penerima BST
Ilustrasi Uang Rupiah (ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT)
Terakhir, bila masyarakat yg merasa layak tetapi belum terdaftar, bisa mendaftarkan diri melalui mekanisme registrasi Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), warta jadwal dan persyaratan DTKS dapat diperoleh melalui Petugas Pendamping Sosial pada Kantar Kelurahan setempat dan/atau Kepala Satuan Pelaksana Sosial di Kantor Kecamatan setempat.
Seluruh pertanyaan dan keluhan soal BST dapat disampaikan melalui call centre Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta melalui angka telepon: (021) 426 5115 atau menghubungi nomorseluler 0821-1142-0717 (khusus chat WhatsApp) menggunakan waktu pelayanan selama hari kerja (Senin s.d. Jumat) jam 08.00 sampai 17.00.
Baca Juga: BST Mulai Didistribusikan, Penerima pada DKI Wajib Bawa Dokumen Ini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *