hukumnya menikah dengan sepupu sendiri

Bagaimana Hukumnya Menikahi Sepupu Sendiri

Mungkin jarang ditemukan, namun ada juga yang menikah dengan saudara sepupu sendiri. Beberapa orang mungkin merasa hal tersebut adalah hal yang tidak diperbolehkan. Akan tetapi bagaimana hukumnya menikahi sepupu sendiri yang lebih jelas?

Aturan Menikah Dengan Sepupu Sendiri Berdasarkan Islam

Jika berdasarkan dalam buku Fiqih Perempuan Kontemporer, yang tidak termasuk mahram adalah sepupu. Sehingga bisa dikatakan bahwa hukum menikahi sepupu sendiri diperbolehkan. Pendapat tersebut juga berdasarkan surat An-Nisa ayat 23 yang menyatakan bahwa ada beberapa larangan laki-laki untuk menikahi saudaranya. 

Aturan di Indonesia Mengenai Menikahi Sepupu Sendiri 

Kemudian jika dilihat dari hukum di Indonesia sendiri tidak ada aturan jelas yang melarang mengenai hukum menikahi sepupu sendiri. Berdasarkan UU Perkawinan, pernikahan bisa dianggap sah jika dilaksanakan berdasarkan hukum kepercayaan dan agamanya masing-masing. 

Hukum Menikahi Sepupu dari Ayah

Mengutip dari buku kumpulan tanya jawab dari Quraish Shihab, sepupu atau anak dari saudara laki-laki ayah atau ibu bukanlah mahram. Jadi mengenai hukum menikahi sepupu sendiri dari ayah diperbolehkan dikarenakan bukan termasuk dalam mahramnya. 

Hukum Menikahi Sepupu dari Ibu

Sepupu sendiri merupakan hubungan kekeluargaan yang cukup dekat antara anak-anak dari saudara orang tua. Dalam kata lain, anak-anak tersebut adalah anak yang memiliki hubungan nenek kandung. Misalnya anak dari bibi atau paman. 

Sudah dijelaskan berdasarkan hukum Islam dalam Surat An-Nisa ayat 23 bahwa ada beberapa pengecualian atau larangan bagi laki-laki untuk menikah dengan wanita yang masih dalam mahramnya. Contohnya seperti ibu kandung, saudara perempuan kandung, bibi hingga keponakan perempuan. 

Jika dilihat dari contoh tersebut, yang tidak termasuk larangan adalah keponakan perempuan. Sehingga hukum menikahi sepupu sendiri dari ibu masih diperbolehkan. Hal tersebut juga dikarenakan sepupu tidak termasuk dalam mahram. 

Adakah Resiko Karena Menikahi Sepupu Sendiri

Banyak yang tidak mengetahui bahwa walaupun hukum menikahi sepupu sendiri diperbolehkan, ternyata ada beberapa resiko yang bisa terjadi akibat pernikahan tersebut, seperti:

1. Gangguan mental

Resiko pertama yang bisa terjadi adalah anak yang bisa mengalami kesehatan mental yang lebih rentan jika dibandingkan dengan lainnya yang lahir bukan dari pernikahan sepupu sendiri. 

Jika berdasarkan penelitian, anak yang lahir dari kedua orang tua yang merupakan menikah dengan sepupu sendiri akan mengalami gangguan mood seperti depresi, mudah cemas bahkan gangguan psikosis. 

2. Sistem kekebalan tubuh yang terganggu

Seseorang yang menikah dengan sepupunya sendiri, nantinya akan lebih beresiko untuk terkena kelainan genetik bernama PID. Kelainan tersebut nantinya juga bisa menyebabkan kecacatan juga pada sistem kekebalan tubuhnya. Hal ini menyebabkan anak yang bisa lebih mudah sakit hingga terkena sakit autoimun. 

3. Cacat lahir

Menikah dengan sepupu sendiri juga bisa beresiko untuk menyebabkan anak yang lahir nanti memiliki cacat bawaan. Bahkan jika tidak ada kelainan genetik dari keluarga. Hal tersebut dibuktikan dari penelitian yang menyatakan bahwa seseorang yang menikah dengan sepupu sendiri akan lebih tinggi terkena cacar lahir. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *